.::*"WELCOME TO MY BLOG, SORRY MY BLOG IF LESS WELL, NEVER BORED TO VISIT MY BLOG AND THANKS FOR VISITING"*::.

Minggu, 03 Maret 2013

Teks Pidato Cinta Tanah Air Indonesia


Yang terhormat para dewan juri
 Serta teman-teman ku  yang berbahagia
Assalamu’alaikum wr.wb
Salam Pramuka…..
Pertama-tama marilah kita panjatan puja dan piji syukur kita atas kehadirat Allah swt. yang  telah melimpahkan nikmat dan rahmatnya sehingga kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat wal ‘afiat
Sholawat serta salam mudah-mudahan tetap tercurahkan kepada jujunjungan kita nabi besar Muhammad saw. yang telah membawa kita dari zaman kebodohan menuju zaman ilmu pengetahuan seperti sekarang ini.
Teman-temanku yang aku cintai
Saya berdiri disini akan menyampaikan sebuah pidato saya yang berjudul :

“CINTA TANAH AIRKU INDONESIA”
Teman-temanku yang berbahagia
            67 tahun Indonesia telah bangkit dari penjajahan dengan ditandai prokamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 agustus 1945 untuk MERDEKA.
Setelah itu sebagai putra putri bangsa apakah kita akan diam saja tidak melanjutkan perjuangan, jawabnya adalah Tidak,. Maka dari itu marilah kita sebagai pelajar, marilah kita belajar, belajar, dan masuklah sekolah dengan rajin, jangan suka bolos dan kluyuran tanpa tujuan, kurangilah bermain game, apalagi melakukan hal-hal yang merugikan gunakan waktu kita yang kosong untuk kursus ataupun ngaji dan mengikuti kegiatan-kegiatan yang mendukung sekolah kita, karena apa teman-teman, karena ahli hikmah mengatakan
Syubbanul Yaum Rijalul Ghot
“Pemuda hari ini adalah pemiimpin di masa yang akan datang “

Teman-teman yang aku cintai
            Ini adalah bentuk wujud kecintaan kita terhadap tanah air Indonesia karena pada nantinya  kita semua yang ada di sini adalah calon pemimpin masa depan yang memimpin indonesia di masa yang akan datang.
Menjadi pemimpin tidak harus menjadi ketua kelas, ketua Osis, Pembina, Presiden, Gubenur ataupun menjadi Bupati, akan tetapi menjadi pemimpin adalah bisa menjadi orang yang bisa membawa kebaikan bagi orang yang ada disekitarnya, karena dengan begitu Indonesia akan semakin baik, adil makmur dan sejahtera sebagaimana yang di harapankan para pejuang yang telah mendahui kita.

Teman – temanku yang aku cintai
Seperti yang kita ketahui, Indonesia adalah negeri yang terkenal dengan keanekaragamannya. Terdapat ratusan bahkan lebih suku bangsa yang ada di bumi Indonesia. Dari suku-suku ini kemudian terbentuk suatu budaya yang berbeda antara satu sama lain.
Akan tetepi jika kita di suruh untuk menyebutkan buda-budaya kita, jawaban kita mungkin “bisa dihitung dengan jari” seolah-olah sebagai penerus generasi bangsa seakan-akan kita tidak peduli terhadap budaya kita sendiri. Padahal seharusnya kita harus melestarikannya bukan malah mengabaikannya.
Di era globalisasi ini budaya budaya barat sangat mudah masuk ke Indonesia. Budaya barat ini tumbuh dan berkembang dengan pesat di Indonesia. Dan kita sebagai generasi muda, seakan lebih menyukai budaya barat ketimbang budaya asli kita. Kita merasa lebih Percaya Diri dan merasa lebih gaul jika meniru budaya barat. Makanya tidak salah jika budaya kita di klaim atau di akui oleh Negara lai seperti malaisya contohnya reog dan tari pendet.
Jika memang wayang kulit salah satu budaya yang kita miliki mengapa harus malu untuk menontonnya? Jika memang batik itu juga bagian dari budaya kita, mengapa merasa malu memakainya?.
Teman – temanku yang aku cintai
Sebuah pepatah menyatakan “ Hubbul Wathon Minal Imaan” Cinta tanah air sebagian dari Iman. Maka dari itu jika kita masih merasa bahwa kita masih memiliki iman maka dari itu wajib hukumnya bagi kita untuk mencintai tanah air kita menjaga kehormatannya dan keutuhannya. Karena dengan bigitu Negara kita akan menjadi negara yang besar dan terhormat di mata dunia. Amin – amin ya robbal alamin “Masa depan bangsa adalah tanggung jawab kita sebagai enerus bangsa.”

Sekian apa yang dapat saya sampaikan, kurang lebihyamohon dima’afkan..
Kalau ada sumur di ladang, boleh saya menumpang mandi
Jika umur kita panjang, boleh kita berjumpa lagi

Pergi jalan-jalan bersama ayah
          Sambil bawa jarum jangan sampai jatuh
Wabillahi taufiq wal hidayah
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar